Holy People pasti pernah kan bertanya-tanya tentang hal ini. Yuks simak faktanya✨
Beberapa negara memberlakukan hukum usia minum seperti Belgia, Belanda, & Jerman memperbolehkan seseorang untuk mengonsumsi minuman beralkohol sejak usia 16 tahun.

 

Sedangakan di negara kita tercinta Indonesia ini, dan di kebanyakan negara Asia melegalkan seseorang untuk mengkonsumsi minuman beralkohol ketika berusia 21+. Secara resmi hal ini tercantum dalam pasal 15 Permendag No.20/M-DAG/PER/4/2014 Tentang Pengendalian dan Pengawasan Terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol.

 

Standar 21+ dipilih oleh pemerintah, karena pada usia ini seseorang sudah mencapai kemantapan mental dalam mengambil keputusan. Sesorang yang sudah berusia 21 tahun dianggap sudah cukup untuk mengambil keputusan serta mempertimbangkan konsekuensi dari tindakannya, dibanding dengan seseorang yang berada dibawah usia tersebut.

 

Pada usia dini sel-sel dalam tubuh masih harus terus berkembang hinngga mencapai usia 20an, makanya dilihat secara medis, tidak dianjurkan mengkonsumsi minuman beralkohol sebelum mencapai umur 21+. Minuman berlakohol tetap harus dinikmati secara bijak dan tahu batasan. Bir adalah minuman untuk orang dewasa, bukan untuk menunjukkan kalau kamu sudah dewasa.

 

Yap, usia seringkali digunakan sebagai patokan untuk pantas atau tidaknya seseorang melakukan sesuatu yang sifatnya dianggap “dewasa”. Dari usia untuk mengemudikan kendaraan, atau rokok yang boleh dibeli untuk yang berusia 18+, hingga minuman beralkohol di usia 21+. Bertambah deh pengetahuan kita holy people🤓